SALAM ALLOH SWT KEPADA NABI MUHAMMAD SAW

Dalam al-Qur’an Alloh swt mengisahkan, perjalanan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad saw dimana kala itu beliau saw berjumpa dengan Alloh swt.

وَهُوَ بِالأفُقِ الأعْلَى ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّى فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَى
“Sedang dia (Nabi Muhammad) berada di ufuk yang tinggi
dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi
maka jadilah dia dekat (kepada Alloh swt sejarak), dua ujung busur panah atau lebih dekat lagi (dan berdialog langsung dengan-Nya).” – (QS.53:7-9).
Nabi Muhammad saw pun melakukan penghormatan bersujud dihadapan-Nya dengan berucap :
أَلتَّحِيَّاتُ المُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ
“Segala Kehormatan, Keberkahan, Sholawat dan Kebaikan hanya milik Alloh saja.”
Lalu Alloh swt menyambut Nabi Muhammad saw dengan ucapan:
أَلسَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
“Salam-Ku kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Rohmat Alloh dan Berkah-Nya (untukmu).”
Begitu Nabi Muhammad saw mendapat sambutan istimewa sebagai penghormatan tertinggi dari Alloh Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung, beliau saw pun menjawab :
أَلسَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ
“Keselamatan atas kami (orang-orang mukmin) semua dan atas hamba-hamba Alloh yang Sholeh.”
Inilah keutamaan husus kecintaan dan kasih sayang yang dimiliki Nabi Muhammad saw yang tidak dimiliki oleh Para Nabi dan Rosul lain. adalah beliau saw selalu ingat kepada kita ummatnya, yang belum pernah beliau lihat di alam dunia.
Itulah dari sekian banyak rahasia kisah didalam mi’roj yang wajib diyakini oleh setiap muslim diantaranya adalah sambutan Alloh swt terhadap Nabi Muhammad saw kekasih-Nya.
Oleh sebab itu, diantara salah satu hadiah terbesar yang diberikan Alloh swt kepada hamba-Nya yang mukmin adalah sholawat kepada Nabi Muhammad saw sewaktu di dalam sholat. Karena sholawat dalam sholat adalah menyampaikan ucapan salam, rohmat, barokah dan pujian Alloh swt kepada Nabi Muhammad saw.
أَلتَّحِيَّاتُ المُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ
أَلسَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
أَلسَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدً الرَسُولُ اللَّه
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
كَمَا صَلَّيْتَ وَسَلَّمْتَ وَبَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ
فِي الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
“Segala Kehormatan, Keberkahan, Sholawat dan Kebaikan hanya milik Alloh saja.
Salam kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Rohmat Alloh dan Berkah-Nya (untukmu).
Keselamatan atas kami (orang-orang mukmin) semua dan atas hamba-hamba Alloh yang Sholeh.
Aku bersaksi tidak ada tuhan selain Alloh, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Alloh.
Ya Alloh, curahkanlah sholawat, keselamatan dan keberkahan, kepada Sayyidina Muhammad dan kepada keluarga Sayyidina Muhammad, sebagaimana Engkau telah mencurahkan sholawat, salam dan keberkahan kepada Sayyidina Ibrohim dan keluarga Sayyidina Ibrohim.
Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
Sholawat kepada Nabi Muhammad merupakan hakekat sekaligus mengandung syari’at.
Pertama, disebut hakekat karena Alloh swt sendiri, dan para malaikatnya bersholawat kepada Nabi Muhammad. Dalam Firman-Nya :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ
“Sesungguhnya Alloh dan para Malaikat-Nya senantiasa bersholawat kepada Nabi.”
Kedua, mengandung syari’at karena Alloh swt memerintahkan kepada para hamba-Nya yang beriman, agar memohonkan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu kepada Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan untuknya.”
RATAPAN MAHABBAH
Allohu Robbi .. kekasih-Mu bersabda:
– « فَإِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ ».
“Sesungguhnya kamu bersama yang kamu cintai.”
فَإِنَّا نُحِبُّكَ وَنُحِبُّ رَسُولَكَ مُحَمَّد
Maka kami mencintai-Mu dan kami mencintai Rosul-Mu Muhammad
وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثمَانَ وَعَلِى فَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِأَعْمَالِهِمْ
Serta Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman dan ‘Ali, berharap aku bersama mereka meskipun aku tidak beramal seperti amalan mereka.”
صَلَوَاتُ اللَّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَأَنْبِيَآئِهِ وَرُسُلِهِ وَجَمِيْعِ خَلْقِهِ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَلَيْهِ وَعَلَيْهِمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاَتُهُ وَأَذِقْنَا بِالصَّلاَةِ عَلَيْهِ لَذَّةَ وِصَالِهِ
“Sholawat Alloh, para malaikat-Nya, para Nabi-Nya, dan para Rosul-Nya dan semua makhluk-Nya dilimpahkan kepada Sayyidina Muhammad, dan keluarga Sayyidina Muhammad semuanya.
Dan kepada semua ummatnya, semoga keselamatan, rohmat dan barokah Alloh dilimpahkan kepada mereka semua.
Dan anugerahilah kami kelezatan bertemu dengan beliau dengan keberkahan bersholawat kepadanya.
اَللَّهُمَّ الرِّضَا بَعْدَ الْقَضَاءِ وَبَرْدَ الْعَيْشِ بَعْدَ الْمَمَاتِ وَلَذَّةَ نَظَرٍ إِلَى وَجْهِكَ وَشَوْقًا إِلَى لِقَائِكَ مَعَ رَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ
Ya Alloh, aku mohon ridho sesudah keputusan-Mu, kesejukan hidup setelah kematian, kelezatan memandang wajah-Mu, dan kerinduan berjumpa dengan-Mu bersama Rosul-Mu Muhammad.”
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ بِرَحْمَتِكَ يَاآرحَمَ الرَّاحِمِينَ
“Tuhan kami .. terimalah setiap amal kebaikan sekecil apapun dari kami yang masih jauh dari sempurna .. kabulkanlah do’a-do’a dan harapan kami serta Rohamatilah kami Wahai Yang Maha Penyayang .. dengan limpahan cinta dan kasih sayang serta aneka anugrah-Mu yang khusus .. sesungguhnya Engkau-lah sebaik-baik pemberi rohmat ..”

Postingan populer dari blog ini

SIMPUL SIMPUL IBLIS DALAM TUBUH MANUSIA

CINTA KEPADA NABI DAN PARA ULAMA